Defisit Beras Afrika Kerek Harga Dunia 2010

Defisit Beras Afrika Kerek Harga Dunia 2010

- detikFinance
Rabu, 29 Jul 2009 13:35 WIB
Defisit Beras Afrika Kerek Harga Dunia 2010
Jakarta - Food and Agriculture Organization (FAO) memproyeksi defisit impor beras di Afrika pada 2010 akan mencapai 9,6-10 juta ton. Kekurangan beras sebanyak itu dikhawatirkan bakal mengerek harga beras internasional di tahun depan.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Kadin Bidang Pangan Franciscus Welirang, di temui di kantor Kadin, Rabu (29/7/2009).

"Ini bisa jadi tantangan dan ancaman, karena akan ada potensi menjadi harga beras bisa melonjak," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Franky, panggilan akrab Franciscus mengatakan kondisi tersebut bisa menjadi tantangan bagi negara-nagara produsen beras seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, India, Pakistan. Apalagi ancaman El Nino yang terjadi pada tahun 2009-2010 nanti akan mengurangi produksi beras di lumbung-lumbung penghasil beras di kawasan Asia Pasifik.

Dampak El Nino menurutnya akan berdampak pada negara-negara produsen beras yang mengamankan suplainya untuk kepentingan masing-masing. Mengingat pemenuhan kebutuhan suplai beras ke negara lain termasuk Afrika akan sulit dipenuhi.

"Kegagalan di satu negara akan mempengaruhi krisis di dunia," katanya.

Bahkan Franky mengatakan masalah El Nino tersebut akan mempengaruhi beberapa komoditas pangan dunia lainnya khususnya yang diproduksi oleh wilayah-wilayah yang terkena El Nino misalnya Gandum di Australia dan negara Amerika.

"Gandum masih naik turun, kita belum tahu pada tahun depan, tapi hari  ini masih stabil," ucapnya.

(hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads