Kapal Riset Geologi Diresmikan

Kapal Riset Geologi Diresmikan

- detikFinance
Rabu, 05 Agu 2009 13:01 WIB
Kapal Riset Geologi Diresmikan
Cirebon, - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro meresmikan pengoperasian kapal riset Geomarin III. Kapal riset ini akan melaksanakan kegiatan survei penyelidikan geologi kelautan pada kedalaman laut yang bervariasi dari 7 meter hingga 6.000 meter sesuai dengan kondisi Indonesia.

"Kehadiran kapal seperti ini sudah lama kita nantikan. Sebab dari luas laut Indonesia baru 25 persen yang dipetakan karena berada di darat, sisanya 75 persen  di deep sea yang belum dipetakan. Padahal di situlah cukup besar potensi sumber daya alam kita," ungkap Purnomo dalam sambutannya di acara peresmian Kapal riset geomarin III di, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (5/8/2009).

Purnomo berharap kehadiran kapal ini dapat mempercepatan program pemetaan dan ekplorasi sumber daya alam di laut dalam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Kepala Balitbang Departemen ESDM, Bambang Dwiyanto menambahkan perencanaan pembangunan kapal penelitian Geomarin III tersebut sudah dilakukan sejak tahun 1993 dan sudah dimasukan dalam blue book bappenas. Kapal tersebut akan digunakan untuk mempercepat survei dan pemetaan di kawasan laut dalam di Indonesia. Pembangunan kapal mulai dilakukan pada bulan April 2006 setelah pendanaannya disetujui oleh Menkeu.

"Pembangunan kapal penelitian tersebut dilakukan oleh PT PAL melalui lelang terbuka," ungkap Bambang.

Kapal sepanjang 61,7 meter ini memiliki kecepatan maksimum sebesar 13,5 knot dengan daya jelajah selama 30 hari. Kapal yang memiliki lebar 12 meter dan tinggi geladak 6 meter ini memiliki mesin utama dua unit tipe medium dan berkekuatan 2x1000 HP dengan komplemen 51 orang.

Kapal ini juga dilengkapi dengan peralatan survei seperti sistem navigasi dan posisi, peralatan survei geologi, geofisika, dan oceanografi, laboratorium geologi dan geofisika, bengkel elektronika dan mesin, serta peralatan selam.Kapal sepanjang 61,7 meter ini memiliki kecepatan maksimum sebesar 13,5 knot dengan daya jelajah selama 30 hari. Kapal yang memiliki lebar 12 meter dan tinggi geladak 6 meter ini memiliki mesin utama dua unit tipe medium dan berkekuatan 2x1000 HP dengan komplemen 51 orang.

Kapal ini juga dilengkapi dengan peralatan survei seperti sistem navigasi dan posisi, peralatan survei geologi, geofisika, dan oceanografi, laboratorium geologi dan geofisika, bengkel elektronika dan mesin, serta peralatan selam. (epi/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads