Hal ini disampaikan oleh Djoko Kirmanto dalam acara Bermula dari Sejuta Pohon Bakrieland Goes Green di lokasi tol Kanci-Pejagan di Cirebon, Selasa (11/8/2009).
"H-10 lebaran ini sudah bisa dipakai untuk sarana mudik," kata Djoko.
Namun kata Djoko pengoperasiannya hanya akan baru dipakai untuk satu ruas saja. Tol Kanci-Pejagaan kata dia, merupakan bagian dari tol trans Jawa yang menjadi priotitas pemerintah.
"Tol Kanci Pejagan sudah mencapai 76% penyelesaiannya, dengan lahan yang dibebaskan 100% sejak beberapa waktu lalu," ujarnya.
Dikatakannya pembebasan tol Kanci-Pejagan menjadi proyek tol yang pembebasan lahannya yang paling sukses, paling cepat dan sedikit mengalami masalah.
"Akan segera diselesaikan dan dioperasikan dalam waktu dekat minumum. Satu sisi bisa diselesaikan untuk memfasilitasi masyarakat dalam rangka lebaran," ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada masyarakat di lokasi Tol Kanci-Pejagaan yang telah memberikan kerelaannya tanahnya dipakai untuk pembangunan tol Kanci-Pejagan.
Pembangunan tol ini merupakan hasil sindikasi yang diberikan kepada PT Semesta Marga Raya (SMR), dimana Bank BNI menjadi pemimpin sindikasi. BNI mengucurkan dana sebesar Rp 664,5 miliar, Bank BRI Rp 483 miliar, Bank Jabar Rp 100 miliar, Bank Jatim Rp 75 miliar, Bank Jateng Rp 33,7 miliar dengan total maksimal Rp 1,356 triliun.
PT Semesta Marga Raya merupakan anak usaha dari PT Bakrie Toll Road yang bagian dari Bakrieland Development TBk. Saat ini PT Bakrie Toll Road sedang menggarap tol Trans Jawa diantaranya Pajagan Pemalang, Batang Semarang, Pasuruan Probolinggo, Ciawi- Sukabumi.
(hen/dnl)











































