Demikian disampaikan oleh Deputi Menko Perekonomian bidang Pertanian Bayu Krisnamukti saat ditemui di kantornya, Jumat (14/8/2009).
Menurutnya, pemerintah sedang menyiapkan 4 agenda utama guna memastikan kelancaran Ramadan, hari raya Idul Fitri serta arus mudik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah juga akan mengambil perhatian khusus mengenai gula dalam negeri lantaran harganya sedang dalam tren naik mengikuti pergerakan harga gula internasional.
"Harga gula dalam negeri itu naik karena dua alasan. Pertama, tingginya harga gula di pasar internasional. Kedua, adanya kompetisi di dalam negeri sendiri yang didorong oleh pembelian gula petani. Sebagian industri memilih membeli gula petani karena gula di luar negeri itu mahal. Jadi terjadi kompetisi," ujarnya.
Kelancaran arus barang-barang yang biasanya mengalami peningkatan tajam dari segi permintaan saat periode lebaran juga menjadi perhatian pemerintah. "Produk-produk yang selama ini dalam tradisi lebaran selalu meningkat seperti terigu, kacang, daging, semuanya stabil sampai saat ini. Untuk tembakau kita akan cermati kelancaran arus barangnya, termasuk impor. Nanti akan kita bahas hari Selasa," tutur Bayu.
Bayu mengatakan, pemerintah juga menyiapkan agenda pengamanan pasokan BBM dan listrik yang merupakan agenda kedua. Agenda ketiga yang disiapkan pemerintah adalah kelancaran arus transportasi, terutama untuk menghadapi arus mudik dan distribusi barang.
"BBM cukup baik, listrik masih ada pemadaman, tapi itu memang masalah kita. Kita memang kekurangan, semua orang juga tahu. Transportasi juga biasanya menjadi agenda. Tapi biasanya akan ditindaklanjuti oleh menteri Perhubungan dalam rapat khusus," ujarnya.
Keamanan akan menjadi salah satu agenda pemerintah guna mengamankan periode lebaran. "Masalah keamanan akan lebih khusus dibahas. Kapolri yang akan memberikan hal-hal apa saja yang terkait untuk menghadapi Ramadan," jelas Bayu.
(dro/dro)










































