"Empat lajur sudah sampai Demak. Kalau dari Demak ke timur memang belum, itu tahun 2010 seterusnya. Mudah-mudahan kabinet baru, menteri baru bisa menyelesaikannya di 2014," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto disela-sela acara sepeda sehat di kantornya, Minggu (16/8/2009)
Dikatakannya pembangunan perluasan jalan nasional hingga empat lajur akan terus dilakukan untuk mengimbangi kebutuhan arus kendaraan di Pantura. Saat ini, beberapa jalur dari Demak ke Surabaya masih bervariasi mulai dari dua lajur dan 3 lajur saja. Pihaknya juga terus melakukan perbaikan jalan termasuk untuk lintas timur Sumatera dan Pantura Jawa yang memerlukan perbaikan.
"Prinsipnya sepanjang tahun kita lakukan perbaikan jalan (nasional), mendekati arus mudik kita hentikan agar tidak mengganggu arus," jelas Djoko.
Dorong Pemda Bangun Lajur Khusus Sepeda
Ditempat yang sama Djoko menghimbau kepada seluruh pemda di Indonesia untuk menyisihkan jalan khusus untuk jalur sepeda. Namun ia menyatakan semuanya itu akan menjadi kewenangan pemda masing-masing sesuai dengan kebutuhan.
"Harus dibicarakan dengan pemerintah daerah mana yang pas, karena itu jalan daerah. Kita hanya membantu saja," jelasnya.
Ia mengharapkan bagi pemda yang akan menerapkan jalur sepeda sebaiknya dipilih jalur-jalur yang tepat agar efektif dengan mempertimbangkan keselamatan pengendara sepeda khususya untuk jenis jalan-jalan arteri yang umumnya tipikal berjarak jauh.
"Kalau arteri itu untuk jalan jauh, sepeda berbahaya," ucapnya.
(hen/dro)











































