Menurut Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, seiring dengan meningkatnya peranan Bulog dalam pendistribusian gula maka diharapkan harga gula ke depan dapat lebih stabil.
"Tahun ini mereka sudah masuk (distribusi gula) tapi kecil. Baru 14 persen dari produk PTPN sehingga peranan Bulog belum efektif," ujar Sofyan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (28/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
"Sekarang kita lihat kalau masuk ke gula maka akan memperbaiki sedikit struktur pasar karena saat ini struktur pasarnya kan tidak sehat. Kalau kita bisa kuasai 25 persen saja sudah sehat." ungkapnya.
Sofyan menyatakan, jika peranan Bulog dalam pendistribusian gula sudah ditingkatkan maka pemerintah harus siapkan dana talangan berupa subsidi untuk membantu perusahaan plat merah tersebut jika diperlukan.
"Sekarang beras harganya sudah stabil disubsidi dari dana talangan pemerintah juga. Kalau nanti gula dianggap penting pemerintah siapkan dana talangan juga,"ungkapnya.
Â
Sofyan menambahkan, saat ini pihaknya juga tengah mengkaji rencana masuknya Bulog dalam pendistribusian minyak goreng.
Â
"Kita juga lagi kaji Bulog masuk ke minyak goreng karena struktur pasarnya tidak bagus dan jaringan distribusi jelek. Kalau Bulog masuk dia bisa bangun jaringan distribusi sehingga perlahan akan memperbaiki struktur pasar," paparnya.
(epi/ang)











































