Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengambil keputusan itu setelah bertemu dengan PTPN IX, Asosiasi Distributor Gula Jateng, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta instansi lainnya di kantor gubernur, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (2/9/2009).
"Pasar murah ini akan segera dilakukan. Saya minta Disperindag membuat daftar titik-titik lokasinya," kata Bibit usai pertemuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pucuk pimpinan Jateng ini menambahkan, pasar murah tersebut ditujukan bagi masyarakat kecil. Gula akan dijual pada kisaran Rp 7.000 atau lebih murah Rp 2.000 - Rp 3.000 dibanding harga pasaran.
"Karena itu, agar merata, pada saat pasar murah tiap orang hanya boleh membeli maksimal dua kilogram," jelasnya.
Bibit memastikan, stok gula di Jateng cukup memadai. Sebab itu, masyarakat diharapkan tidak usah khawatir, tidak kebagian. Apalagi saat gelaran pasar murah nanti.
(try/ang)











































