Pemerintah Minta Lagi Dividen Interim BUMN di 2010

Pemerintah Minta Lagi Dividen Interim BUMN di 2010

- detikFinance
Kamis, 03 Sep 2009 14:36 WIB
Pemerintah Minta Lagi Dividen Interim BUMN di 2010
Jakarta - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan tidak keberatan dengan besaran setoran dividen Rp 24 triliun yang disetujui Pantia Anggaran (Panggar) Dewan Perwakilan Rakyat. Sebelumnya, Kementerian Negara BUMN meminta besaran yang lebih kecil, yaitu Rp 23 triliun.

Menurut Sekretaris Kementerian Negara BUMN M Said Didu, untuk memenuhi target tersebut kemungkinan besar pihaknya akan mengambil dividen interim dari salah satu perusahaan plat merah.

"Nggak ada masalah, tapi saya lihat kemungkinan besar ada deviden interim. Tapi besarnya belum tahu," ujarnya usai rapat bersama Panggar di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, pihaknya masih belum menentukan BUMN mana yang akan diminta dividen interim tahun depan. Ketika ditanya, apakah PT Pertamina yang akan kembali memberikan dividen interim, ia menampik pertanyaan itu.
Β 
"Nggak lah, Pertamina kan sudah Rp 9 triliun," ujarnya.

Kementerian Negara BUMN juga telah meminta dividen interim untuk memenuhi target setoran dividen tahun buku 2008 yang meningkat menjadi Rp 28,6 triliun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2009. Jumlah dividen interim yang diminta sebanyak Rp 2 triliun dari jumlah tersebut.

Kenaikan setoran dividen tersebut akibat minimnya realisasi penyerapan pajak, sehingga dividen BUMN diharapkan bisa menambal kebolongan tersebut.
(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads