Harga Eceran Pupuk Terancam Naik 80%

Harga Eceran Pupuk Terancam Naik 80%

- detikFinance
Jumat, 04 Sep 2009 16:08 WIB
Harga Eceran Pupuk Terancam Naik 80%
Jakarta - Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi terancam naik 80% di tahun 2010. Besaran subsidi yang diajukan Departemen Pertanian sebesar Rp 11,3 triliun tidak sebanding dengan peningkatan produksi pupuk, sehingga kenaikan harga menjadi konsekuensi.

Menurut Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) M Said Didu, pihaknya sudah melakukan simulasi bersama produsen pupuk plat merah.

"Kesimpulan yang didapat hanya dua, jumlah pupuk yang dikurangi atau HET naik sampai 80%," ujarnya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (4/9/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nilai subsidi yang diusulkan untuk tahun 2010 jauh lebih rendah dibandingkan subsidi tahun 2009 yang sebesar Rp 17,5 triliun. Di satu sisi nilai subsidi menurun, sedangkan jumlah pupuk bertambah.

Ia mencatat jumlah pupuk yang diminta antara lain, urea 7 juta ton, superfosfat 1 juta ton, ZA 0,95 ton, NPK 2,2 ton dan organik 0,6 ton. Menurut Said, jumlah tiap jenisnya meningkat dibandingkan tahun ini.

"Apakah regulator sudah siap menerima kenaikan atau memang berencana mengurangi jumlah pupuk? Kalau tidak dilakukan maka pabrik pupuk yang mati," ujarnya.

Masih menurut hasil simulasi yang dilakukan, jumlah subsidi wajar yang seharusnya diberikan dengan jumlah pupuk sebanyak itu maka subsidi yang diberikan seharusnya Rp 23 triliun.

(ang/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads