Dividen Interim BUMN Ditarik Oleh Pemerintah Baru

Dividen Interim BUMN Ditarik Oleh Pemerintah Baru

- detikFinance
Sabtu, 12 Sep 2009 12:30 WIB
Dividen Interim BUMN Ditarik Oleh Pemerintah Baru
Jakarta - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mengantongi nama-nama perusahaan negara yang akan diminta dividen interim tahun ini. Kendati demikian, penarikan dividen interim tersebut akan dieksekusi oleh pemerintah baru.

Menurut Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, dividen interim tersebut baru akan ditarik sekitar bulan Oktober-November, sesuai dengan kebutuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2009.

"Biasanya APBN baru kelihatan kesulitan sekitar bulan Oktober-November. Nanti Pemerintahan baru yang ambil, tapi dari sekarnag sudah kita siapkan," ujarnya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (11/9/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski telah mengantongi nama perusahaan plat merah yang akan diminta dividen interim, ia bersikeras untuk tidak membocorkan identitas perusahaan tersebut.

Alasannya, bagi BUMN yang merupakan perusahaan publik, penarikan dividen interim tersebut dapat mempengaruhi harga saham.

"Namanya sudah ada dalam kantong saya. Tidak boleh disebutkan karena akan berpengaruh terhadap harga saham," tegasnya.

Ia hanya menyebutkan, dividen itu akan ditarik dari BUMN gemuk yang memiliki kas lebih hingga semester pertama tahun 2009 ini.

Pemerintah berniat meminta dividen interim sebanyak Rp 2,5 triliun untuk menutupi kebutuhan APBN-P 2009. Sebanyak Rp 500 miliar akan diambil dari PT Pertamina dan sisanya sebanyak Rp 2 triliun dari beberapa BUMN lainnya.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads