Pembungkus Ketupat Jepang Laris Jelang Lebaran

Pembungkus Ketupat Jepang Laris Jelang Lebaran

- detikFinance
Jumat, 18 Sep 2009 15:06 WIB
Pembungkus Ketupat Jepang Laris Jelang Lebaran
Jakarta - Usaha musiman sudah menjadi tradisi sebagian masyarakat Indonesia, salah satunya berjualan janur. Janur yang dipakai sebagai pembungkus ketupat, banyak ditemui jelang lebaran ini.
Β 
Berdasarkan pengamatan detikFinance di pasar Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (18/7/2009), tempat ini juga menjadi tempat jualan para penjual musiman. Salah satunya Jepang, seorang penjual musiman asal Bogor, Jawa Barat.
Β 
Penjual musiman yang memiliki nama mirip nama sebuah negara di Asia ini, mengaku berjualan janur hanya pada musim tertentu, khususnya menjelang Lebaran ini. Jepang membawa janur dari kampungnya di Bogor. Dia mengaku, lebih menguntungkan membawa janur dari Bogor ketimbang membelinya di Jakarta.
Β 
"Di Pal Merah misalkan, janur dijual Rp 75 ribu per gabungan (satuan besar). Setelah dipilih hanya ada 300 lembar janur yang layak. Kalau ambil di Bogor lebih untung, karena saya ambil dari kebun sendiri," kata bapak empat orang anak ini.

Harga yang dipatok Jepang Rp 2 ribu per lembar atau Rp 4 ribu per sepuluh ketupat. Dalam satu hari dia mengaku dapat menjual janur sebanyak 500 lembar, dan dalam bentuk ketupat mencapai 200 biji. Total omset usaha ini per harinya berkisar antara Rp 400 ribu-Rp 450 ribu.
Β 
Menurut Jepang, puncak penjualan janur terjadi pada satu hari sebelum Lebaran. Seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak masyarakat yang membeli janur miliknya di H-1 lebaran, karena hari tersebut dianggap lebaran besar.
Β 
"Hari ini kan lebaran kecil, jadi yang beli belum terlalu banyak. Besok baru banyak," jelasnya.

(dro/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads