RI Desak Isu Perubahan Iklim

KTT G-20

RI Desak Isu Perubahan Iklim

- detikFinance
Rabu, 23 Sep 2009 11:38 WIB
RI Desak Isu Perubahan Iklim
Jakarta - Salah satu misi penting Presiden SBY dalam KTT G-20 adalah mendesak para pemimpin
negara maju berkomitmen menekan emisi gas buang. Komitmen ini akan jadi dorongan
bagi tercapainya konsensus global dalam KTT UNFCCC pada Desember mendatang.

Demikian papar Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal mengenai salah satu agenda
Presiden SBY di KTT G-20 di Pittsburgh, AS. Hal ini dia sampaikan, Rabu (23/9/2009), di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta.

"Jangan sampai pemimpin dunia dari negara-negara besar berkumpul di Pittsburgh
dan negara-negara ini mencakup sebagian besar dari emisi dunia, tapi tidak ada
statement soal perubahan iklim," ujar Dino.

Komitmen dari para pemimpin negara anggota G-20 tersebut, menurut Dino merupakan
dorongan tercapainya konsensus baru global menekan emisi gas buang dan efek
rumah kaca. Draft konsensus pengganti Protocol Kyoto itu rencananya diputuskan
dalam KTT UNFCCC di Coppenhagen, Denmark, pada Desember 2009.

Terkait upaya mendesakkan agenda penting ini, Presiden SBY akan jadi pembicara
utama dalam sesi KTT G-20 yang membahas isu perubahan iklim. "Di tengah upaya
pemulihan krisis global ini, jangan melupakan masalah perubahan iklim yang juga
sangat penting," papar Dino tentang inti materi pidato Presiden SBY nanti.

Misi lain yang juga akan delegasi RI laksanakan adalah medesak agar G-20
ditetapkan sebagai lembaga tetap dan resmi dunia untuk masalah ekonomi. Jangan
sampai forum yang terbukti cukup efektif cegah meluasnya krisis keuangan global
justru dibubarkan setelah krisis berhasil diatasi.

"Kita tidak mau forum ini hilang setelah krisis, tapi dapat berjalan terus
menerus. Karena forum ini juga merefleksikan perubahan ekonomi dunia yang tidak
lagi ditentukan AS dan Eropa, tapi banyak negara yang menjadi kekuatan baru
ekonomi dunia," jelas Dino. (lh/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads