Target Produksi Cepu Meleset Lagi

Target Produksi Cepu Meleset Lagi

- detikFinance
Kamis, 24 Sep 2009 17:30 WIB
Target Produksi Cepu Meleset Lagi
Jakarta - Target produksi awal blok Cepu sebesar 15.000-20.000 barel per hari (bph) yang direncanakan dapat terlaksana mulai hari ini (24/9/2009) kembali tidak dapat terealisasi. Saat ini rata-rata produksi Blok Cepu baru berada di kisaran 5.000 bph.

"Rata-rata produksi per hari selama ini sekitar 5 ribu barel," kata Senior Vice President ExxonMobil Maman Budiman dalam pesan singkatnya, Kamis, (24/9/2009).

Maman menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan untuk start up (uji coba) fasilitas produksi awal dengan kapasitas 20 ribu bph. Namun sayangnya, Maman masih belum dapat memastikan kapan target produksi tersebut bisa tercapai.

Sebelumnya, Deputi Pengendalian Operasi BP Migas, Budi Indianto pernah menyatakan produksi Blok Cepu sudah bisa berproduksi 15.000-20.000 barel per hari pada 24 September mendatang. Saat itu, ia memastikan fasilitas produksi awal dari lapangan Banyu Urip tersebut.

Sementara itu, Kepala BP Migas R Priyono menyatakan, kilang milik PT Tri Wahana Universal (TWU) yang berkapasitas 6.000 bph juga telah mulai menerima minyak dari Mobil Cepu Limited.

"Secara perlahan-lahan akan diusahakan dinaikkan ke 6.000 bph akhir September atau awal Oktober tergantung progress SAT EPF (Site Acceptance Test Early Production Facilities )," jelas Priyono dalam pesan singkatnya kepada wartawan, hari ini.

Adapun Total pengiriman minyak dari MCL hingga 23 September 2009 yaituΒ  sebesar 93.106 barel.

ExxonMobil Indonesia melalui anak usahanya Mobil Cepu Limited selaku operator Blok CepuΒ  telah memulai produksi awal Blok Cepu pada akhir Agustus lalu, dengan produksi antara 2.000 bph-5.000 bph. Rencananya, minyak yang diproduksikan dari fasilitas produksi sementara Blok Cepu akan diserap 14.000 bph oleh PT Pertamina (Persero) dan sisanya oleh kilang TWU.

Untuk diketahui, perencanaan produksi Blok Cepu dibagi menjadi dua fase, yakni produksi yang dipercepat (early production ) dan produksi penuh (full production ).

Periode early production merupakan target yang diberikan pemerintah kepada operator untuk mempercepat produksi Blok Cepu.

Early production ditargetkan berproduksi sebanyak 20.000 barel per hari. Sementara full production direncanakan dimulai tiga tahun setelah periode early production dengan puncaknya 165.000 barel per hari.

ExxonMobil memiliki Cepu melalui dua anak usahanya, yaitu Mobil Cepu sebesar 20,5% dan Ampolex (Cepu) Pte Ltd 24,5%. Pihak lain yang memiliki Cepu adalah PT Pertamina EP Cepu Limited 45%.

Serta empat BUMD yaitu PT Sarana Patra Hulu Cepu 1,091%, PT Asri Dharma Sejahtera 4,4847%, PT Blora Patragas Hulu 2,182% dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana 2,2423%.

(epi/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads