Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008, dimana penerimaan telah menembus 77,23% atau Rp 412,82 triliun (plus PPh migas). Pada periode tahun ini hanya mencapai 65,44% (plus PPh migas) atau Rp 377,86 triliun saja.
"Dari realisasiΒ Rp 377,86 triliun itu baru mencapai 65% terhadap APBN-P 2009 (Rp 528,35 triliun). Jadi masih tersisa 35%, itu sudah lampu kuning, maka harus hati-hati makanya kita usahakan selama 2,5 bulan ke depan.
Kondisi ini maka bisa ke hijau atau ke merah," ucapnya Tjiptardjo dalam acara konferensi pers di kantornya Jumat (9/10/2009).
Ia mengatakan pada tahun ini, kondisinya masih mengalami perlambatan ekonomiΒ dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Namun ia berharap target sesuai dengan APBN-P 2009 bisa tercapai diakhir tahun dengan banyak melakukan strategi termasuk ekstensifikasi maupun intensifikasi.
"Kita akan lihat mendekati sampai 31 Desember kita usahakan dengan sisa waktu 2,5 berjalan," ucapnya.
Ia menjelaskan selain kondisi ekonomi yang masih belum pulih, saat ini potensi penerimaan pajakΒ berpotensi berkurang karena adanya bencana alam termasuk kebakaran. Ia mencontohkan para pengusaha hotel yang rusak di Padang tentunya tidak lagi memberikan kontribusi karena tak beroperasi.
Seperti diketahui penerimaan pajak (plus PPh migas) hingga bulan Januari-September 2009 mencapai Rp 377,869 triliun atau hanya 91,53% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2008 lalu yang mencapai Rp 412,823 triliun.
Sedangkan jika dilihat dari rencana penerimaan sampai September 2009 mencapai Rp 401,47 52 triliun atau hanya mencapai 94,12%. Sedangkan total target penerimaan pajakΒ tahun 2009Β sebesar Rp 528,35 triliun
Jika dihitung tanpa penerimaan PPh migas penerimaan mencapai Rp 339,37 atau 95,02%, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2008 yang sebesar Rp 357,15 triliun.
Berikut ini realisasi penerimaan pajak:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- PPh Non Migas mencapai Rp 191,46 triliun atau naik 1,95% dibandingkan periode sama tahun 2008 yang hanya Rp 187,81 triliun.
- PPN dan PPnBM mencapai Rp 127,97 triliun atau turun 13,7% dari periode sama 2008 sebesar Rp 148,36 triliun.
- PBB mencapai Rp 14,16 triliun atau turun 6,02% dibandingkan periode sama tahun 2008 sebesar Rp 15,07 triliun.
- BPHTB mencapai Rp 3,52 triliun atau turun 4,74% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2008 sebesar Rp 3,69 triliun.
- Pajak lainnya mencapai Rp 2,23 triliun atau sebesar atau naik 1,55% dibandingkan periode yang sama pada 2008 Rp 2,20 triliun.











































