"Semuanya akan dilanjutkan, karena harus teserap anggarannya," kata Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (14/10/2009).
Hingga posisi tanggal 14 Oktober 2009 serapan stimulus infrastruktur masing-masing departemen masih memble. Misalnya Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) menjadi departemen yang paling rendah menyerap dana stimulus. Sampai saat ini DKP hanya mampu menyerap dana stimulus pemerintah sekitar 8%.
"Ada keterlambatan proyek di Sumatera Barat karena da post majeur, Sumatera Barat ada dampak potential loss ekonomi," katanya.
Departemen lain yang penyerapan dana stimulus paling rendah adalah Departemen Pekerjaan Umum (PU). Hal ini karena sering terlambatnya pengiriman data informasi proyek sampai ke daerah, sehingga serapannya hanya 30% saja.
Sedangkan departemen perhubungan (Dephub), penyerapan dana stimulus baru mencapai 28% karena lambannya pembangunan beberapa bandara dan pelabuhan di lokasi pembangunan.
(hen/dnl)











































