"Tidak ada pembangkit listrik yg alami kerusakan. Sistem pembangkit Jawa Bali aman," ujar Direktur Operasi Sistem Jawa Bali, Murtaqi Syamsuddin dalam pesan singkatnya kepada detikFinance , Sabtu (17/10/2009)
Begitupun dengan gardu induk, Murtaqi menyatakan ia tidak mendapatkan laporan ada kerusakan di wilayah tersebut pasca terjadinya gempa itu.
"Meskipun begitu, kami instruksikan teknisi yang piket di setiap gardu induk di DKI, Jabar dan Banten untuk lakukan assesmen dampak getaran,"Â tegasnya.
seperti diketahui, Gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter dirasakan di beberapa daerah di Lampung dan Banten pada Jumat pukul 16:52 WIB.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di beberapa tempat yakni 42 kilometer Barat Laut Ujung Kulon (Banten), 128 km Barat Daya Kalianda (Lampung), 137 kilometer Barat Daya Merak (Banten), 151 kilometer Barat Daya Tanjung Karang (Lampung) dan 186 kilometer Barat Daya Metro (Lampung).
Gempa yang berpusat di Ujung Kulon terasa di Jakarta pada III-IV Modified Mercally Intensity (MMI), Ujung Kulon IV-V MMI, Sukabumi III-IV MMI, Banten III-IV MMI, Cisarua III-IV MMI dan Depok II-III MMI.
(epi/dnl)











































