Jadi Menneg BUMN, Mustafa Abubakar Pertahankan 3 Resep

Jadi Menneg BUMN, Mustafa Abubakar Pertahankan 3 Resep

- detikFinance
Kamis, 22 Okt 2009 17:46 WIB
Jadi Menneg BUMN, Mustafa Abubakar Pertahankan 3 Resep
Jakarta - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar akan menggunakan 3 resep lama yang selama ini ia pegang selama ia menjabat. Ketiga resep itu sudah turun temurun digunakannya sejak menjabat sebagai pjs Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam.
 
Menurutnya, resep tersebut telah ia pegang sejak dirinya menjadi pejabat sementara (Pjs) Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam hingga menjadi Direktur Utama Perum Badan Usaha Logistik (Bulog).
 
"Pertama, berani tidak populer. Kedua, kuat terhadap tekanan, dan ketiga, tahan terhadap godaan," katanya di sela sambutan serah terima jabatan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (22/10/2009).
 
Menurutnya, tiga resep tersebut akan selalu digunakannya dalam bekerja sehingga mendapat hasil yang maksimal. Selain itu, ia juga selalu menerapkan prinsip dimana kita berada harus memberi nilai tambah dengan membantu orang lain.
 
"Tapi kalau tidak bisa membantu, lebih baik jangan mengganggu," candanya.
 
Ia mengaku, dengan menerapkan beberapa hal tersebut, maka ia bisa bekerja dengan baik dan sepenuh hati.

Mustafa menggantikan Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil yang sudah habis masa jabatannya. Serah terima jabatan dilakukan di Kantor Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (22/10/2009).
 
Mustafa mengaku, akan banyak belajar agar bisa meneruskan jalannya program Kementerian Negara BUMN yang sudah dirancang dengan baik oleh Menneg BUMN periode sebelumnya.
 
"Karakteristik BUMN ini banyak sekali. Saya minta tolong kepada semua pegawai Kementerian Negara BUMN dan jajaran direksi membantu saya mempelajari semuanya," ujarnya.
 
Ia mengatakan, dengan waktu pembelajaran yang singkat, ia merasa harus banyak pihak memberi bantuan agar semua program yang dirancang oleh Sofyan Djalil bisa kembali dilanjutkan secepatnya.
 
Ia mengaku, masih terkejut dengan dipilihnya dirinya dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II oleh Presiden SBY. Menurutnya, masih banyak orang lain yang lebih kompeten dibandingkan dirinya.
 
"Tapi ini penugasan, kita tidak ada yang tahu. Maka dari itu saya masih harus banyak belajar," tambahnya.
 
Acara serah terima jabatan itu dihadiri oleh seluruh pejabat lingkungan Kementerian Negara BUMN mulai dari Sekretaris Kementerian Negara BUMN hingga deputi-deputinya. Hadir juga jajaran direksi dari 139 perusahaan plat merah dan eselon 1 dari berbagai departemen.
 
"Saya dulu masuk secara baik-baik maka keluar baik-baik. Tapi saya punya komitmen, pada waktu keluar harus lebih baik dibandingkan pada waktu masuk," kata mantan Menneg BUMN Sofyan Djalil.
 
Ia mengatakan, tidak ragu untuk melepas posisinya karena diambil oleh orang yang ia yakini bisa membawa BUMN ke arah yang lebih baik lagi dalam jangka waktu 5 tahun ke depan.
 
"BUMN pasti akan lebih baik lagi 5 tahun ke depan dan bisa bersaing dengan swasta manapun," tandasnya.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads