"Biasa-biasa saja, saya juga waktu di Bulog sering ikut sidang kabinet," tambahnya kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (23/10/2009).
Ketika ditanya apakah perlu adaptasi di kantor barunya itu, ia hanya menjawab, "enggaklah," katanya.
Meski biasa-biasa saja, Mustafa mengakui belum merancang program 100 harinya di Kementerian Negara BUMN. Program 100 hari baru akan dibahasnya pekan depan.
"Tadi ada arahan untuk persiapan program 100 hari dari Presiden. Kasih bekal dulu ke saya baru nanti bisa berkomentar," ujarnya.
Siang ini Mustafa akan mengumpulkan seluruh eselon I Kementerian Negara BUMN untuk memberi masukan dan membahas program 100 hari tersebut.
(ang/dnl)










































