Ketua BPK Ikut 'Obral' Program 100 Hari

Ketua BPK Ikut 'Obral' Program 100 Hari

- detikFinance
Senin, 26 Okt 2009 13:11 WIB
Ketua BPK Ikut Obral Program 100 Hari
Jakarta - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang baru dilantik Hadi Poernomo mengumbar program 100 hari pertama masa jabatannya, Hadi mengatakan ada 5 Program ya diusung dalam 100 hari.

Hal ini disampaikannya usai mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Senin (26/10/2009)

Hadi menjelaskan dirinya akan melanjutkan pelaksanaan program audit secara elektronik (e-audit ) yang telah direncanakan sejak kepemimpinan Anwar Nasution sebelumnya. E-audit ini nantinya untuk menghindari persinggungan antara auditor dengan auditee sehingga menciptakan transparansi dan kecepatan dalam pelaporan.

"Kita akan menjadikan BPK suatu pemeriksaan yang e-audit . Itu akan jadi pusat data BPK dan itu terjadi karena ada sinergi pada auditee . Data auditee akan kita kumpulkan sehingga bisa menjadi benchmark atau acuan," jelas Hadi.

Program lain, tambah Hadi, BPK akan meningkatkan sinergi dengan internal audit, seperti Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pengawas Daerah (Bawasda), dan Inspektorat Jenderal. Dengan kerjasama itu, BPK dapat bertukar pendapat mengenai hasil audit.

"Dengan kerjasama itu nanti kita bisa menitipkan banyak pertanyaan dengan hasil audit, internal audit itu wajib diserahkan ke BPK, jadi bisa dititipkan kepada ketiga lembaga itu," papar Hadi.

Hadi menambahkan, dirinya selaku Ketua BPK juga akan meningkatkan sinergi dengan lebaga tinggi negara seperti Presiden, DPR, DPD untuk menciptakan kerjasama yang baik.

Selain itu, Hadi akan melakukan konsensi internal dengan meningkatkan sumber daya manusia dalam BPK. Kemudian, Hadi menegaskan akan melanjutkan program BPK yang belum selesai atau belum terlaksanakan.

"Kita lakukan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pendahulu kita. Itu cukup," ucap Hadi.
(nia/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads