"Untuk Lahendong unit 4 pemenangnya Sumitomo, tinggal kontraknya ditandatangani tahun depan," ungkap Direktur Perencanaan dan Teknologi PT PLN (Persero), Bambang Praptono di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (18/11/200).
Bambang menyatakan untuk pembangunan PLTP dengan kapasitas 20 Megawatt tersebut, pihaknya sudah mendapatkan komitmen pendanaan dari Asian Development Bank (ADB) sebesar US$ 30 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menyatakan, untuk tahun depan pihaknya juga akan membuka tender kontraktor untuk pembangunan 4 pembangkit yang masuk dalam program 10.000 MW tahap II. Keempat pembangkit itu adalah:
- PLTA Upper Cisokan dengan kapasitas 1.040 MW,
- PLTU New Sumut 2x100 MW,
- PLTP Asahan unit 3, Sumut dengan kapasitas 2x174 MW, dan
- PLTU Parit Baru, Pontianak dengan kapasitas 2x250 MW.
Untuk PLTA Upper Cisokan, PLN telah mendapatkan komitmen pendanaan dari Bank Dunia sebesar US$ 1 miliar.
"Tahun depan loan agreement-nya dengan world Bank akan ditandatangani, nanti setelah itu kita bisa buka tender," ungkapnya.
Ia memperkirakan, pembangunan PLTA yang terletak di provinsi Jawa Barat tersebut akan dimulai tahun 2010 dan diharaokan bisa selesai sekitar tahun 2013 hingga 2014.
Sementara untuk PLTU New Sumut pendanaannya akan berasal dari sindikasi perbankan China sebesar US$ 500 juta. PLTP Asahan Unit 3 pendanaannya berasal dari Japan International Coorporation Agency (JICA), dan pendanaan sebesar US$ 250 juta dari sindikasi perbankan China.
(epi/qom)











































