Saat ini hanya 33,1 persen dari konsumen yang menyatakan kekhawatiran mereka terhadap masalah ketersediaan lapangan kerja. Angka ini sudah turun jika dibandingkan dengan angka di bulan Oktober 37,5 persen.
Demikian hasil survei konsumen yang dilakukan Danareksa Research Institute dan dikutip detikFinance, Jumat (2/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua komponen yang membentuk IKK meningkat pada bulan November. Komponen yang menunjukkan keadaan saat ini, Indeks Situasi Sekarang (ISS), naik sebesar 2,7 persen menjadi 72,0 pada bulan November karena konsumen memberikan penilaian yang lebih baik terhadap keadaan ekonomi saat ini dan juga terhadap ketersediaan lapangan kerja.
Sementara itu, komponen IKK yang menunjukkan keadaan masa depan, Indeks Ekspektasi (IE), naik sebesar 0,4 persen menjadi 100,8. Kenaikan IE ini dikarenakan optimisme masyarakat terhadap prospek perekonomian semakin meningkat.
Di bulan November, rencana konsumen untuk membeli barang-barang tahan lama meningkat kembali melebihi penurunan pada bulan Oktober. Pada bulan Oktober, konsumen merasa khawatir bahwa ketidakpastian di masa mendatang (karena masalah ketersediaan lapangan kerja) akan membuat mereka mengurangi belanja.
Namun demikian, kekhawatiran tersebut diperkirakan tidak terjadi. Bahkan pada bulan November, rencana konsumen untuk membeli barang-barang tahan lama naik ke level tertinggi sejak bulan Desember 2007.
Pada survei terakhir, proporsi konsumen yang berencana untuk membeli barang-barang tahan lama dalam 6 bulan mendatang naik ke 29 persen dari 22,7 persen pada bulan Oktober.
Konsumen merasa yakin bahwa inflasi akan tetap stabil dalam enam bulan mendatang. Setelah menurun pada bulan Oktober, indeks yang mengukur sentimen konsumen terhadap inflasi berada pada level 181,8 pada bulan November, atau hanya turun sebesar 0,1 persen dari 181,9.
Menurut data BPS, inflasi memang relatif rendah sepanjang tahun ini. Pada bulan November, bahkan terjadi deflasi sebesar 0,03 persen yang terutama dipicu oleh penurunan harga bahan makanan pokok.
Kepercayaan konsumen terhadap kemampuan pemerintah untuk melaksanakan tugas-tugasnya melemah pada survei bulan November. Setelah meningkat dalam survei sebelumnya, Indeks Kepercayaan Konsumen terhadap Pemerintah (IKKP) turun sebesar 3,01 persen menjadi 110,7 pada bulan November yang merupakan level terendah dalam 7 bulan terakhir.
IKKP yang menurun tersebut mencerminkan bahwa konsumen belum merasa puas terhadap kemampuan pemerintah dalam menjalankan tugas-tugasnya pada saat ini. Penurunan IKKP pada bulan November ini disebabkan oleh penurunan dari semua komponen yang membentuk indeks tersebut.
(ang/qom)











































