Hal ini ditegaskan Kepala BPS Rusman Heriawan saat konferensi Pers di Hotel Sari Pan Pacific Jl. M.H. Thamrin siang ini (7/12/2009).
Menurut Rusman, hal tersebut berani dijanjikannya karena SP 2010 akan dilaksanakan secara de facto di mana penduduk di data sesuai dengan tempat biasa mereka tinggal. Oleh karena itu, petugas juga akan mendata pada malam hari para tunawisma, buruh-buruh kapal, dan sebagainya. Hal tersebut karena pada malam hari mereka sudah menetap pada satu tempat setelah bekerja ke mana-mana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, BPS akan mendata para tuna wisma dan buruh-buruh kapal pada malam hari ini pada tanggal 15 Mei 2010 atau bertepatan dengan Hari Sensus Nasional. Pendataan akan dipimpin langsung oleh Rusman.
Rusman juga menjanjikan SP 2010 ini akan memliki keakurasian yang tinggi (zero error) dengan tingkat informasi yang luas mengenai data penduduk Indonesia sehingga bisa menjadi dasar untuk program-program targetted pemerintah.
"Ini akan sangat bermanfaat untuk kepentingan berbagai program. Kita akan evaluasi secara komprehensif bisa juga dapat untuk program-program targetted," ujar Rusman.
(nia/qom)











































