Demikian disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan kepada detikFinance melalui sambungan telepon Kamis (24/12/2009).
"Kelas atas, hampir semua lebih memilih pergi ke luar negeri untuk menghabiskan libur akhir tahun," katanya.
Walaupun ada potensi kehilangan konsumen, namun diperkirakan pusat belanja tetap ramai. Ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang datang dari luar kota Jakarta akan menjejali mal-mal untuk berlibur.
"Orang-orang luar Jakarta akan datang ke pusat belanja. Jadi tidak hanya orang Jakarta yang pergi ke luar, orang luar kota pun datang ke pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta," papar Ridwan.
Namun ia memperkirakan lonjakan pengunjung tidak akan sebesar saat libur Lebaran.
"Kenaikan mungkin sama dengan libur-libur weekend biasa. Lagi pula hari ini baru di mulai libur panjang," jelasnya.
Ia menambahkan jelang libur panjang akhir tahun 2009, banyak pengelola pusat perbelanjaan telah menyiapkan program-program khusus untuk memanjakan konsumen mereka.
"Kita ada program entertaniment dan yang lain makanan. Untuk fashion tidak terlalu, kecuali waktu midnight sale beberapa hari lalu," ujar Ridwan.
(wep/epi)










































