"Kami akan lakukan uji coba tahun depan di Batam dan Bintan," ujar Kepala BPH Migas Tubagus Haryono saat dihubungi detikFinance , Senin (28/12/2009).
Tubagus menjelaskan tujuan digunakan kartu fasilitas yaitu untuk memudahkan pengawasan pendistribusian BBM bersubsidi di daerah agar tepat sasaran, memudahkan konsumen untuk memperoleh BBM bersubsidi serta mengantisipasi penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Penggunaan kartu fasilitas yang bersifat pra bayar tersebut juga dapat membantu mengindetifikasi jenis kendaraan yang ada di daerah tersebut serta bisa membantu Pemerintah daerah untuk meningkatkan penerimaan pajak kendaraan di daerah.
"Untuk pihak kepolisian, ini dapat membantu memonitor mana kendaraan yang legal dan yang tidak legal," ungkap dia.
Tubagus menyatakan pemilihan kedua daerah tersebut sebagai lokasi uji coba karena wilayahnya yang tertutup sehingga pengawasan lebih mudah untuk dilakukan.
"Kami memilih disana karena lokasinya isolated . Khusus untuk Bintan, selain karena lokasinya, pemilihan Bintan sebagai tempat uji coba dikarenakan keberhasilan penerapan kartu kendali minyak tanah di sana," kata Tubagus.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Tubagus menyatakan BPH Migas juga telah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Polda setempat.
(epi/dro)











































