"Kita anggarkan Rp 60 miliar, kalau dananya cukup untuk dua SPBU kita bangun dua, tapi kalau cukup untuk satu ya satu dulu," ujar Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya.
Ia menyampaikan hal tersebut di sela acara Pameran insiasi Produk, Sistem dan Infrastruktur serta Moda Transportasi Baru Pertamina, di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Perwira 10, Jakarta, Selasa (12/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena tidak ekonomis kalau pasokannya dari Indonesia," kata Hanung.
Selain Australia, perseroan juga melakukan ekspansi ke Malaysia dengan membangun satu SPBU di negeri Jiran tersebut. Pembangunan SPBU tersebut baru akan dilaksanakan setelah SPBU di Australia beroperasi. Dimana BUMN Migas tersebut akan menganggarkan Rp 30 miliar untuk pembangunannya.
"Kita punya MoU dengan Petronas untuk membantu kita mencari lokasi. Kalau saya maunya di Serawak karena secara Geografis dekat dengan Indonesia," ungkap dia. (epi/dnl)










































