Indonesia Targetkan 200.000 Pelancong Belanda

Laporan dari Utrecht

Indonesia Targetkan 200.000 Pelancong Belanda

- detikFinance
Senin, 18 Jan 2010 07:07 WIB
Indonesia Targetkan 200.000 Pelancong Belanda
Utrecht - Indonesia berambisi menaikkan jumlah kunjungan pelancong Belanda ke angka 200.000 orang. Pengaktivan kembali Garuda jalur penerbangan Jakarta-Amsterdam juga siap mengangkut mereka.

Hal itu disampaikan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menjelang Indonesian Night pada Vakantiebeurs Utrecht, Belanda, salah satu bursa pariwisata terbesar di Eropa, Jumat malam atau Sabtu (16/1/2010) WIB.

Wacik didampingi antara lain oleh Duta Besar RI Den Haag J.E Habibie, DCM Umar Hadi, Dubes RI Brussel Nadjib Riphat Kesoema, dan pejabat terkait kepariwisataan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di hadapan publik yang memadati panggung utama, Wacik menjelaskan bahwa pihaknya sengaja mengerahkan 150 seniman musik dan tari untuk meyakinkan bahwa Indonesia sebagai destinasi wisata memiliki kekayaan ragam hiburan, kebudayaan dan keindahan alam. Di antara mereka terdapat Bob Tutupoli yang juga populer di Belanda.

"Keunggulan lain Indonesia sejak dulu adalah ramah tamah, murah senyum. Silakan datang sendiri ke Indonesia dan buktikan," tandas Wacik, diringi senyum Bali-nya yang khas.

Pada kesempatan itu Wacik juga menyerahkan tanda penghargaan kepada 11 biro perjalanan Belanda atas kontribusi mereka mempromosikan dan mendatangkan turis Belanda ke Indonesia.

Secara terpisah, Wacik menjawab detikfinance mengatakan bahwa Indonesia tahun ini berambisi meningkatkan jumlah kunjungan turis Belanda menjadi 200.000 orang atau naik 41,8% dari 141.000 tahun lalu.

Dikonversi dengan kapasitas Airbus A340 atau Boeing 747-400 dengan asumsi 400 penumpang, berarti diperlukan 500 sorti penerbangan atau rata-rata 1,37 penerbangan per hari dalam setahun.

Tahun ini Indonesia menyandang status sebagai co-host dalam Vakantiebeurs yang mengangkat tema Meet the Locals. Selain itu booth (stan) Indonesia juga strategis di Hall 1 dan Hall 2, dengan luas masing-masing 149m2 dan 349m2.

"Ini salah satu ajang promosi pariwisata terbesar di Eropa, karena itu harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk merebut pasar," demikian Wacik.

(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads