Bank Dunia: 2004, Pertumbuhan RI Capai 4,5 Persen
Selasa, 20 Apr 2004 11:48 WIB
Jakarta - Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2004 mencapai 4,5 persen. Angka tersebut bisa dicapai dengan catatan tidak adanya gangguan selama proses Pemilu, selain itu juga harus dilakukannya perbaikan iklim investasi. Demikian pernyataan Bank Dunia yang dipublikasikan Selasa (20/4/2004) di Gedung BEJ, Jakarta.Bank Dunia mencatat pertumbuhan pada 2004 masih tetap dipacu konsumsi, sementara ekspor dan investasi masih kurang dibandingkan negara-negara Asia lainnya. Namun demikian Bank Dunia menilai pertumbuhan itu masih bisa dipercepat karena adanya sejumlah indikator, seperti kredit baru yang disetujui serta persetujuan investasi.Bank Dunia memprihatinkan iklim investasi saat ini serta ketidakpastian pemerintahan yang akan datang yang diperkirakan belum diselesaikan hingga akhir tahun. Karena itulah pemulihan investasi ada tahun ini kemungkinan belum bisa dilakukan.Dengan angka pertumbuhan 4,5 persen ini berarti pertumbuhan RI naik 0,5 persen dibandingkan prediksi Bank Dunia enam bulan ini. Namun demikian angka tersebut masih kalah bila dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, seperti Thailand dengan pertumbuhan 7,2 persen, Malaysia 5,5 persen dan Filipina 4,2 persen.Untuk pertumbuhan pada 2003 yang mencapai 4,1 persen atau lebih tinggi dari proyeksi pemerintah 4 persen, Bank Dunia menilai pertumbuhan itu masih didukung oleh konsumsi swasta, terutama di bidang non pangan. Sektor ini terutama memperoleh manfaat dari suku bunga yang turun dan banyaknya fasilitas kredit.
(nit/)











































