Wisatawan Asing Makin Irit Belanja

Wisatawan Asing Makin Irit Belanja

- detikFinance
Senin, 01 Feb 2010 12:27 WIB
Wisatawan Asing Makin Irit Belanja
Jakarta - Penerimaan devisa yang masuk dari pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2009 mencapai US$ 6,3 miliar atau turun 13,70 persen dibandingkan penerimaan devisa tahun 2008 yang sebesar US$7,3 miliar.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan, hal itu tidak berbanding lurus dengan jumlah wisman yang meningkat pada Desember 2009 mencapai 625,4 ribu orang atau naik 2,45 persen dibanding jumlah wisman Desember 2008 yang sebanyak 610,5 ribu orang. Sementara itu jika dibandingkan dengan November 2009, jumlah wisman Desember 2009 naik 17,63 persen.

"Walaupun jumlah wisman naik, tapi mereka itu belanjanya berkurang. Mungkin karena adanya krisis ekonomi jadi mereka lebih hemat belanja ke Indonesia," katanya dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (1/2/2010).

Secara kumulatif (Januari-Desember) 2009, jumlah wisman mencapai 6,32 juta orang atau naik 1,43 persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama tahun 2008 sebanyak 6,23 juta orang."Angka naik ini mungkin blessing buat negara kita, karena banyak negara yang mengalami penurunan. Indonesia tetap positif walaupun persentase tidak terlalu besar," ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah wisman yang datang melalui 11 pintu masuk utama pada Desember 2009 naik 1,65 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 504,8 ribu orang menjadi 513,1 ribu orang. Jika dibanding November 2009, wisman yang datang melalui 11 pintu masuk naik 17,13 persen.

Menurutnya, jumlah wisman ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai pada Desember 2009 naik 25,27 persen dibanding Desember 2008. Sama halnya jika dibanding November 2009, jumlah wisman ke Bali mengalami kenaikan sebesar 20,03 persen, yaitu dari 184,6 ribu orang menjadi 221,6 ribu orang pada Desember 2009.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 14 provinsi pada Desember 2009 mencapai rata-rata 52,56 persen, atau naik 2,65 poin dibanding TPK November 2009 sebesar 49,91 persen. TPK hotel berbintang di Bali pada Desember 2009 naik 4,76 poin bila dibanding November 2009, yaitu dari 54,90 persen menjadi 59,66 persen.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 14 provinsi selama Desember 2009 adalah 1,97 hari turun 0,02 poin dibanding keadaan November 2009. (ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads