"Lokasinya belum dipastikan, tapi di Jabodetabek," ujar Presiden Direktur PT Petronas Niaga Indonesia, Mohl Ibrahimnuddin Mohd Yunus usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/2/2010).
Ibrahim menyatakan saat ini pihaknya masih melakukan kajian keekonomian sebelum SPBU tersebut dibangun.
"Harus dilihat dulu keekonomiannya. Jadi masih dalam rencana. Nanti diputuskannya baru bulan Juni ke depan," ungkapnya.
Ibrahim menyatakan total investasi yang dibutuhkan untuk membangun satu SPBU di Jabodetabek sekitar Rp 30 miliar. "Rp 30 miliar, itu untuk SPBU yang memiliki 6-12 dispenser," kata dia.
Ibrahim menargetkan perseroan akan membangun 1-3 SPBU lagi hingga 2011.
"Kita fokus tambah 1-3 SPBU sampai 2011. SPBU ini untuk jual BBM bersubsidi dan non subsidi," tandasnya.
(epi/dnl)











































