Ciputra Usul BLK Dirombak Jadi Entrepreneurship Center

Ciputra Usul BLK Dirombak Jadi Entrepreneurship Center

- detikFinance
Rabu, 10 Feb 2010 11:03 WIB
Ciputra Usul BLK Dirombak Jadi Entrepreneurship Center
Jakarta - Pengusaha kawakan Ciputra mengusulkan perlu adanya pusat pengembangan wirausaha (entrepreneurship center) di setiap tingkat balai lapangan kerja (BLK) yang dimiliki oleh pemerintah di seluruh Indonesia.

Ciputra juga mengharapkan para tenaga kerja Indonesia (TKI) diberikan pendidikan wirausaha di luar negeri, sehingga ketika pulang ke tanah air bisa menjadi wirausaha.

Hal ini disampaikannya dalam acara Temu Nasional Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (10/2/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mengusulkan balai latihan kerja diubah jadi entrepreneurship center yang melatih tenaga kerja agar sebagai entrepreneur," seru Ciputra.

Menurut Ciputra Indonesia saat ini jauh tertinggal dari negara lain dalam menciptakan para wirausaha baru, sebab menurutnya lahirnya seorang wirausaha harus dilakukan dengan program melalui pendidikan sejak dini, bukan secara kebetulan. Rasio wirausaha dengan penduduk yang dimiliki Indonesia, menurutnya masih dibawah 1%.

"Saya  juga usulkan kepada diknas agar pelajaran entrepreneur diajarkan sejak taman kanak-kanak," katanya.

Dari sisi pemerintah dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi setidaknya pada tahun 2010 ini akan melakukan program desa produktif. Kegiatan program itu antaralain pelatihan tenaga kerja, pelatihan usaha yang berada diluar dari program bantuan BLK.

Pada tahun 2010 ini kementerian menargetkan ada 200 desa yang bisa masuk dalam program tersebut mencakup bantuan pelatihan dan modal sebanyak Rp 50 juta perdesa dengan total bantuan Rp 10 miliar. Diharapkan dari program ini bisa menciptakan wirausaha baru sebanyak 125.000 orang.

"Kita kerjasama dengan kementerian pendidikan nasional melalui sekolah akan kita dorong kemampuan kewirausahaan. Mengenai permodalan kita undang-undang perbankan," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar.


(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads