"Kepastian ini penting untuk bangun Floating LNG reiciving terminal," kata Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso.
Ia menyampaikan hal itu dalam rapat dengar pendapat mengenai Penyelesaian Krisis Listrik dan Ketersedian Pasokan Gas dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (11/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga saat ini kami masih proses dan tunggu agar MoA tersebut berubah menjadi Sales and Purchase Agreement (SPA)," kata dia
Sementara untuk pasokan LNG untuk FSRT yang akan dibangun di Medan, Sumatera Utara rencananya akan berasal dari pengalihan LNG Tangguh yang sebelumnya akan dikirimkan ke Sempra.
"Kami juga sudah pembicaraan awal dengan dukungan BP Migas untuk mendapatkan realokasi kontrak Sempra sehingga basis Sumut akan dipasok dari Tangguh," pungkasnya.
(epi/qom)











































