"Saya juga tawarkan industri-industri prioritas yang besar. Saya sedang membangun agro industri untuk processing. mereka tertarik," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat usai menerima 7 delegasi JIBC di Kantornya, Jakarta, Senin (15/2/2010).
Hidayat menambahkan dalam mendalami komitmen tersebut, ia akan terbang ke Jepang pada pertengahan bulan Maret 2010 selama 3 hari, di antaranya bertemu dengan para menteri-menteri Jepang, juga menghadiri seminar Japan-ASEAN di Osaka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya juga Hidayat mengatakan bahwa JBIC memastikan membiayai proyek-proyek independent power producer (IPP) atau listrik swasta dan Mass Rapid Transit (MRT) hingga US$ 5 Miliar dalam dua tahun ke depan. Pembiayaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan Jepang yang berinvestasi di Indonesia.
"Mereka menyediakan untuk berbagai proyek, seperi MRT, power plant sebesar US$ 5 miliar dalam dua tahun ke depan, melalui investor-investor Jepang," jelas Hidayat.
(hen/dnl)











































