Mau Komitmen Anti Suap Kok Banyak yang Absen?

Mau Komitmen Anti Suap Kok Banyak yang Absen?

- detikFinance
Rabu, 17 Feb 2010 18:42 WIB
Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu selaku perwakilan pemerintah tidak hadir dalam acara penadatanganan pemantapan pakta anti suap yang digelar oleh Komunitas Pengusaha Anti Suap (Kupas). Mendag hanya diwakili oleh kepala bagian hubungan antar lembaga Kementerian Perdagangan.

Koordinator Asosiasi 2 Kupas Iskandar Zulkarnain menyayangkan ketidakhadiran Mendag dalam acara penandatanganan tersebut. Padahal seharusnya sebagai pemerintah, bisa memberikan komitmennya terhadap masalah suap di Tanah Air.

"Pasti dong kecewa, jangan-jangan ini hanya lips saja," kata Iskandar saat ditemui disela-sela acara rakor kupas dan penandatanganan pakta anti suap di Graha Niaga, Jakarta, Rabu (17/2/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketidakhadiran perwakilan pemerintah, juga dilengkapi dengan banyak absennya koordinator Kupas, seperti pentolan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi yangΒ  juga menjadi koordinator asosiasi 1 Kupas malah tidak nongol batang hidungnya. Dikalangan perwakilan BUMN dalam hal ini koordinator BUMN untuk Kupas yaitu Dirut Jamsostek Hotbonar Sinaga juga tidak datang.

Selain itu, beberapa koordinator Kupas lainnya yaitu koordinator organisasi bisnis dan profesi Noke Kiroyan juga tidak hadir, koordinator kadin daerah Eddy Kuntadi tidak hadir, koordinator MNC Steve Green juga tidak hadir.

Sementara itu beberapa koordinator Kupas lainnya yang hadir justru lebih sedikit yaitu koordinator BUMNS (swasta) Ridwan Zachrie, koordinator asosiasi 2 Iskandar Zulkarnain, koordinator koperasi Sharmila, koordintor UKM Ilhamy Elias, koordinator himpunan 2 Suryo B. Sulisto dan koordinator himpunan 1 Erwin Aksa.

Komitmen anti suap ini merupakan inisiatif pengusaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia yang tergabung dalam Komunitas Pengusaha Anti Suap (Kupas).

Sebanyak sembilan perusahaan itu antara lain:

Β Β  1. Bakrie& Brothers diwakili oleh Siddharta Moersjid
Β Β  2. Inproma EngineeringΒ  diwakili olehΒ  Ilhamy Elias
Β Β  3. IntermasaΒ  diwakili oleh Mughi A. Nurhani
Β Β  4. Aetra Air Jakarta diwakili olehΒ  Syahril Japarin
Β Β  5. Bosowa Group diwakili oleh Erwin Aksa
Β Β  6. Capitalinc Investment diwakili oleh Budi Prihantoro
Β Β  7. ReguardΒ  diwakili oleh Muriadji
Β Β  8. Relife diwakili oleh Inigo Bambang
Β Β  9. Recapital Advisors diwakili oleh Ridwan Zachrie.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads