Hal tersebut disampaikan Direktur Keuangan PT PLN (Persero) Setio Anggoro Dewo usai penandatanganan perjanjian kerjasama dengan 41 bank dan kantor pos di Kantor Pusat PLN, jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (22/2/2010).
"Dari total kebutuhan transmisi sebesar US$ 2 miliar, sudah terpenuhi US$ 1,1 miliar sehingga untuk transmisi kita masih butuh sekitar US$ 900 juta," ungkap Dewo.
Β
Dewo berharap dana tersebut dapat berasal dari pinjaman dari perbankan dalam negeri dan sudah bisa diperoleh tahun ini juga. "Karena kami butuhnya dalam bentuk rupiah, maka kami berharap mendapatkan pinjaman dari perbankan dalam negeri," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mencari pendanaan untuk pembangunan transmisi, Pada semester II-2010 perseroan juga akan mencari pendanaan untuk belanja modal (capital expenditure/capex)Β sebesar Rp 19 triliun.
"Semester II kita cari funding sebesar 19 triliun untuk capex. Itu bisa berasal dari perbankan atau market," tandasnya.
(epi/dnl)











































