Hal ini disampaikannya dalam pembukaan rapat sidang kabinet pembahasan Rancangan APBN Perubahan 2010 di kantornya, Jakarta, Kamis (25/2/2010).
"Ada beberapa lembaga yang setelah saya pelajari sama pandangannya dengan asumsi tidak adanya krisis baru pada tingkat global yang berdampak pada negeri kita," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, SBY menuturkan 2 skenario perjalanan ekonomi Indonesia sampai 2014. Pertama, untuk skenario pesimis adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai 2014 akan berjalan relatif datar atau flat. Lalu kedua yang merupakan skenario optimis, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh signifikan melampaui target pemerintah.
Untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang kuat, SBY mengatakan syaratnya adalah penciptaan lingkungan dalam negeri yang stabil dalam bidang politik, ekonomi, hukum, dan keamanan.
"Sejumlah reformasi juga harus benar-benar terwujud di masa yang akan datang. Lalu ekonomi pusat dan daerah harus baik dan merata," cetusnya.
(dnl/qom)











































