Kontribusi Ekspor RI ke Dunia Cuma 0,92%

Kontribusi Ekspor RI ke Dunia Cuma 0,92%

- detikFinance
Rabu, 10 Mar 2010 14:54 WIB
Jakarta - Kontribusi ekspor Indonesia ke dunia hingga saat ini belum mencapai 1% dari total ekspor dunia. Namun Indonesia mengklaim telah mampu mengekspor ke 220 negara di penjuru dunia.

"Total ekspor Indonesia dibandingkan dengan ekspor dunia baru mencapai 0,92%," kata Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar, saat acara konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/3/2010).

Mahendra menambahkan dari sisi penetrasi, produk-produk Indonesia hampir sudah terkirim ke seluruh negara di dunia. Krisis tahun 2008 lalu telah mendorong diversifikasi pasar yang sebelumnya hanya terbatas pada negara-negara utama tujuan ekspor Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

”Ekspor kita sudah menjangkau ke 220 negara melebihi dari jumlah anggota PBB atau pun WTO,” jelasnya.

Mahendra juga mengatakan saat ini telah terjadi pergeseran pasar tujuan ekspor Indonesia dari negara-nagara tradisional ke negara non tradisional, yaitu dominasi ekspor ke negara-negara Eropa (Belanda, Italia dan Spanyol) AS dan Jepang sudah mulai berkurang pada Januari 2010. Sedangkan negara-negara non tradisional seperti China, India, dan Korea mengalami peningkatan.

Dikatakannya dominasi produk-produk utama Indonesia justru dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan, sedangkan produk-produk non utama mengalami kenaikan
pada tahun 2009 kontribusi produk non utama naik dari 45% menjadi 52% dibandingkan tahun 2005. Beberapa produk non utama yang mengalami kenaikan yaitu produk medis, makanan olahan, ikan dan produk ikan, perhiasan, dan rempah-rempah.

Seperti diketahui, ekspor Indonesia sepanjang tahun 2005-2009 menunjukan tren pertumbuhan yang cukup tinggi yaitu naik dari US$ 85,7 miliar menjadi US$ 116,5 miliar. Pada bulan Januari 2010 total ekspor mencapai US$ 11,6 miliar yang mengalami kenaikan 58,99% dibandingkan Januari 2009 yang hanya mencapai US$ 7,3 miliar.

Capaian ekspor Januari 2010 terdiri dari ekspor non migas sebesar US$ 9,2 miliar atau meningkat 47,61% dibandingkan Januari 2009 dan ekspor migas US$ 2,3 miliar atau naik 128% dibandingkan Januari 2009 yang hanya mencapai US$ 1 miliar.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads