Menurut Direktur Keuangan Garuda Eddy Porwanto, akan ada beberapa cara yang akan ditempuh perseroan dalam melakukan restrukturisasi, diantaranya memperpanjang batas waktu, konversi utang menjadi ekuitas dan pembelian kembali melalui mekanisme tender.
"Utangnya sudah menurun dari tahun 2006 sebanyak US$ 868 juta menjadi US$ 527 juta pada Januari 2010," katanya dalam paparan kinerja Garuda di Hotel Nikko, Jalan M Thamrin, Jakarta, Rabu (17/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eddy menambahkan, tahun ini Garuda menargetkan porsi utangnya bisa menurun hingga sekitar US$ 400 juta di penghujung tahun 2010. Menurutnya, hampir seluruh utang tersebut sudah mendapat persetujuan restrukturisasi dari krediturnya.
"Kecuali ECA masih dalam proses negosiasi dokumentasi. Kita harapkan selesai dalam waktu singkat," ujarnya.
Menurut Eddy, salah satu komitmen perseroan kepada ECA adalah melakukan pembayaran sebanyak US$ 45 juta. "Itu minimum, masih kita negosiasikan," ucapnya.
Â
Â
(ang/dro)











































