Pertamina Berpeluang Masuk Blok Mahakam Medio 2010

Pertamina Berpeluang Masuk Blok Mahakam Medio 2010

- detikFinance
Kamis, 18 Mar 2010 10:23 WIB
Pertamina Berpeluang Masuk Blok Mahakam Medio 2010
Jakarta - PT Pertamina (Persero) akan masuk ke blok Mahakam paling cepat semester 1 tahun ini. BUMN migas ini mengincar 15-25 persen di blok yang dikelola oleh Total E & P Indonesie.

"Kalau bisa semester 1 kita sudah masuk di sana," ujar Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan di sela Acara Peresmian Pemanfaatan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga 2009 & Penandatanganan MoU Pemanfaatan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga 2010, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (18/3/2010).

Untuk merealisasikan hal tersebut, Pertamina saat ini tengah berkonsultasi dengan pemerintah terkait beberapa opsi yang diusulkan BUMN Migas tersebut dalam pengambilan saham di Blok itu. Nantinya opsi yang diputuskan pemerintah akan digunakan Pertamina untuk bernegosiasi dengan pihak Total.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Opsi A atau B tinggal dipilih. Setelah pemerintah memilih salah satu opsi maka kami akan bicara dengan Total. Mudah-mudahan diputuskan April ini," ungkapnya.

Ia mengatakan, dalam proses akuisisi tersebut Pertamina akan maju sendirian. Meski belum mau menyebutkan berapa dana yang dianggarkan untuk masuk ke Blok tersebut, namun Karen menyatakan dana yang disiapkannya tersebut berasal dari kombinasi dana internal dan eksternal.

"Pertamina akan maju sendirian dan tidak akan cari partner," katanya.

Terkait adanya kontrak pembelian gas alam cair (Liquid Natural Gas/ LNG) dari Blok Mahakam antara Total dengan para western buyer, Karen memastikan masuknya Pertamina ke Blok tersebut tidak akan mempengaruhi komitmen pembelian yang sudah ada.

"Western buyer itukan yang penting. LNG-nya ada. Siapa operatornya mereka tidak penting," ungkapnya.

 
(epi/dro)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads