Pengrajin Lampion Pun Kepincut Obama

Pengrajin Lampion Pun Kepincut Obama

- detikFinance
Kamis, 18 Mar 2010 12:08 WIB
Pengrajin Lampion Pun Kepincut Obama
Jakarta - Kedatangan Presiden AS Barack Obama meski disambut penolakan oleh sebagian masyarakat, namun justru disambut positif beberapa kalangan pelaku usaha khususnya termasuk pengrajin lampion.

Adalah Bob Novandy perajin lampion daur ulang botol minuman bekas di Jalan Jeruk Manis VI, No 59, Rt 1/10 Pejuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang berambisi memberikan buah karya produk daur ulangnya ke presiden yang pernah tinggal di Jakarta tersebut.

Pria kelahiran 12 November 1955 ini akan menyerahkan sebuah produk lampion yang dibentuk dari belasan botol Coca-Cola bekas, yang merupakan karya teranyarnya dari 150-an jenis kreasi yang ia telah buat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Idenya sederhana saja, ia mengharapkan dari pemberian produk daur ulang eks produk AS (Coca Cola) akan bisa membuka mata Obama dan dunia bahwa Indonesia bukan hanya menjadi pasar bagi AS namun Indonesia pun mampu mengirim balik ke AS sebagai sebuah produk bercita karya tinggi.

"Coca-Cola itu kan dari AS sudah seharusnya menerima kembali limbah yang sudah indah kita olah, tujuannya untuk ekspor. Ini bisa menggerakan ekonomi kreatif," tegas Bob saat ditemui dikediamannya di Kebon Jeruk, Kamis (18/3/2010).

Bob yang lihai mengolah kata-kata ini sangat piawai menyulap botol-botol plastik bekas di pekarangan rumahnya. Tak mengherankan, gang rumahnya diramaikan oleh produk-produk karyanya yang berjajar indah mulai dari tirai, lampion, replika roda kendaraan empat dan lain-lain.

Menurutnya sebagai seorang pengusaha kecil kedatangan Obama harus dimanfaatkan secara maksimal. Rencananya ia akan berkoordinasi dengan kepala sekolah SD 01 Menteng, untuk memuluskan rencananya tersebut.

"Saya punya pendapat Obama itu kependekan dari kata Optimis Berhasil Atasi Masalah Apapun, tapi ada yang bilang juga Obama itu Orang Banyak Masalah," katanya tertawa.

Seperti diketahui serba-serba kedatangan Obama oleh pelaku usaha di Tanah Air cukup direspon antusias. Misalnya Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apmiso) sedang memperjuangkan penyajian hidangan bakso kepada Obama. Diharapkan dengan hidangan bakso tersebut citra bakso Indonesia akan naik daun di mata dunia internasional.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads