"Informasi yang kita dapat dia di Singapura," kata Dirjen Pajak Tjiptardjo saat dihubungi detikFinance, Kamis (25/3/2010).
"Kita lihat saja berapa lama dia tahan tinggal di Singapura," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, saat detikcom menelepon ponsel Gayus, hanya terdengar nada sambung roaming internasional, baik ditelepon pada pagi maupun sore hari. Sedangkan pengacaranya, Haposan Hutagalung, enggan berbicara. "Saya sedang ada tamu," katanya sembari menutup ponsel.
Petugas pemeriksa pajak sudah memeriksa pelabuhan dan bandara tapi tidak menemukan data Gayus. Ditengarai Gayus menggunakan paspor palsu.
"Kita cari ke pelabuhan tidak ada kabar. Kan orang ini tidak dicegah, kita lihat, boleh jadi dia pakai paspor palsu," kata Tjiptarjo.
Petugas dari Ditjen Pajak masih terus melakukan pemantauan. Indikasi Gayus pergi ke luar negeri semakin menguat karena pengecekan di sejumlah tempat yang dicurigai tidak menemukan hasil.
"Faktanya dia kita undang tidak datang, handphone ditelepon tidak pernah diangkat," kata Tjiptardjo.
(ndr/nrl)











































