Untuk menekan peluang kasus penggelapan pajak, ia akan melakukan pengawasan super ketat dan penindakan tegas bagi anak buahnya yang nakal.
Hal ini disampaikan Tjiptardjo saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (26/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tjiptardjo juga menambahkan adanya usulan mengenai audit terhadap lembaga-lembaga yang dianggap banyak menangani keuangan atau 'basah' adalah suatu usulan yang bagus. Namun kata dia dalam implementasinya tidak akan mudah karena akan dihadapkan jumlah aparat yang cukup besar, apalagi saat ini jumlah aparatnya mencapai 32.000 orang.
"Kalau ada 32.000 pegawai siapa yang mau mengaudit. Boleh saja ide kayak gitu," katanya.
Sehingga kata dia, yang paling terpenting adalah sistem pengawasan. Selain itu, peran serta masyarakat sangat mendukung untuk memberikan laporan dalam membantu Ditjen Pajak.
"Masyarakat juga memantau, termasuk laporan banyak, itu kita tindak lanjuti," katanya.
(hen/dnl)











































