Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Benny Soetrisno mengatakan meski Hari Raya Idul Fitri berlangsung pada September 2010 namun permintaan garmen dan tekstil sudah meningkat pada bulan Juni 2010. Diperkirakan serbuan produk China semakin deras pada periode tersebut.
"Saya perkirakan bisa turun 30%, tahun lalu sekitar Rp 3 triliun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ribuan yang terancam," katanya.
Benny juga mengatakan di tengah persaingan dengan produk China, saat ini kurs rupiah menguat terhadap dollar AS. Kondisi ini justru membuat ekspor Indonesia semakin tidak kompetitif di pasar ekspor dan merugikan pengusaha dalam negeri yang berbasis ekspor.
"Bagaimana nih kerjasamanya, yang satu ingin meningkatkan ekspor (perdagangan), dan yang satu menguatkan rupiah (BI). Kesannya pemerintah dan BI tidak sejalan," tegas Benny.
(hen/dnl)











































