Garmen China Ancam Pasar Lokal Menjelang Hari Raya

Garmen China Ancam Pasar Lokal Menjelang Hari Raya

- detikFinance
Senin, 05 Apr 2010 17:48 WIB
Jakarta - Meski Hari Raya Idul Fitri masih lama, namun pengusaha garmen dan tekstil lokal sudah was-was terhadap serbuan produk sejenis asal China. Diperkirakan produk China akan menyerbu dan memangkas pasar produk lokal hingga 30% menjelang Hari Raya Idul Fitri menyusul berlakunya AC-FTA (tarif 0%).

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Benny Soetrisno mengatakan meski Hari Raya Idul Fitri berlangsung pada September 2010 namun permintaan garmen dan tekstil sudah meningkat pada bulan Juni 2010. Diperkirakan serbuan produk China semakin deras pada periode tersebut.

"Saya perkirakan bisa turun 30%, tahun lalu sekitar Rp 3 triliun," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan dampak serbuan produk garmen dan tekstil China dipastikan akan memukul segmen produk menengah ke bawah yang umumnya diproduksi oleh industri kecil dan menengah (IKM).

"Ribuan yang terancam," katanya.

Benny juga mengatakan di tengah persaingan dengan produk China, saat ini kurs rupiah menguat terhadap dollar AS. Kondisi ini justru membuat ekspor Indonesia semakin tidak kompetitif di pasar ekspor dan merugikan pengusaha dalam negeri yang berbasis ekspor.

"Bagaimana nih kerjasamanya, yang satu ingin meningkatkan ekspor (perdagangan), dan yang satu menguatkan rupiah (BI). Kesannya pemerintah dan BI tidak sejalan," tegas Benny.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads