Petani Sawit Desak Pemerintah Panggil Greenpeace

Petani Sawit Desak Pemerintah Panggil Greenpeace

- detikFinance
Rabu, 07 Apr 2010 10:07 WIB
Jakarta - Pemerintah didesak untuk memanggil LSM lingkungan hidup, Greenpeace terkait laporan-laporannya soal perusakan hutan yang berdampak pada pemutusan kontrak CPO oleh sejumlah perusahaan besar. Greenpeace harus mengklarifikasi semua laporannya itu ke pemerintah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Asmar Arsjad saat dihubungi, Rabu (7/5/2010).

"Kita juga minta Greenpeace dipanggil. Greenpeace yang melaporkan, yang bekerja diluar kapasitasnya," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asmar mengakui pihak Unilever maupun Nestle telah ada keinginan untuk duduk bersama terkait kasus pemutusan kontrak CPO produksi Sinar Mas (Smart). Selain itu, pihak kementerian perdagangan telah ada upaya untuk memfasilitasi hal tersebut.

Siang ini rencananya  Wakil Menteri Perdagangan Mehendra Siregar akan melakukan pertemuan dengan pihak Sinar Mas dan Nestle pada pukul 10.30 di gedung kementerian perdagangan.

Seperti diketahui, Greenpeace telah mengungkapkan sejumlah kerusakan hutan yang diakibatkan oleh para produsen sawit Indonesia sehingga berdampak pada pemutusan kontrak. Sejumlah pengguna CPO Indonesia seperti Unilever dan Nestle telah memutuskan kontrak setelah mendapatkan desakan dari Greenpeace.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads