Sri Mulyani Lega Tak Diboikot DPR

Sri Mulyani Lega Tak Diboikot DPR

- detikFinance
Jumat, 09 Apr 2010 18:09 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merasa lega karena meskipun ada 3 anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR yang walkout dalam rapat pembahasan RAPBN-P 2010, namun pembahasan RAPBN-P 2010 tetap berjalan.

"Yang jelas tadi APBN sudah dibahas dari sisi postur menampung belanja yang sangat urgent, jadi APBN-nya lebih realistis," ujarnya sumringah saat ditemui usai Penyampaian Paparan RAPBN-P 2010 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (9/4/2010).

Menanggapi aksi 3 orang anggota Banggar yang walkout dalam sidang tersebut, Sri Mulyani tak mau banyak berkomentar. Dia hanya menegaskan bahwa dirinya datang karena diundang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini institusi saja, kita datang diundang, kemudian kita bahas," jelasnya.

Hasil rapat banggar kali ini selesai cukup singkat, Banggar memutuskan membentuk 3 Panja untuk membahas RAPBN-P 2010 ini. Ketiga Panja itu adalah Panja Asumsi, Panja Belanja Pemerintah, dan Panja Transfer ke Daerah.

"Tadi jadwal sudah dibahas, kalau tadi diusulkan dengan tatib itu diselesaikan dalam 1 bulan," ujar Sri Mulyani.

Di tempat yang sama, Ketua Banggar DPR Harry Azhar Azis menyatakan aksi walkout 3 orang anggota sidangnya bukan merupakan kesepakatan fraksi.

"Sepaham saya tidak ada yang resmi dari fraksi," ujarnya.

Harry menilai tindakan tersebut bukan merupakan suatu kesalahan karena mereka punya anggapan berbeda terhadap hasil Sidang Paripurna Kasus Bank Century. Apalagi dalam negara demokrasi perbedaan merupakan suatu kekayaan.

"Saya kira dalam negara demokrasi, itu kekayaan demokrasi," tukasnya.

Alasan Harry tetap mengundang Sri Mulyani karena pihaknya tetap berpegang mekanisme tata negara. Di mana Sri Mulyani masih sebagai Menteri Keuangan yang memiliki tugas membahas APBN bersama DPR.

"Yang jelas mekanisme tata kenegaraan beliau masih Menkeu," tegasnya.

Mengenai hasil Sidang Paripurna yang meyatakan Sri Mulyani salah satu pihak yang bersalah dalam kasus bailout Bank Century, Harry menyatakan hal tersebut sudah menjadi ranah hukum. "Itu dalam proses lebih lanjut, bukan proses politik tapi hukum," pungkasnya.

Adapun 3 anggota DPR memilih keluar yakni Desmond Mahendra dari Partai Gerindra, Erick Satrya Wardhana dari Partai Hanura dan Bambang Soesatyo dari Partai Golkar. Sementara 49 anggota Banggar lainnya tetap melanjutkan rapat dengan Sri Mulyani.
(nia/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads