Rencananya, desk ini akan memelototi segala informasi yang berkembang di dunia setiap hari termasuk potensi kampanye hitam atau informasi sepihak yang dilakukan oleh pihak-pihak di luar negeri terkait sektor persawitan.
Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Achmad Mangga Barani mengatakan selama ini tudingan miring terhadap produsen sawit di Indonesia khususnya yang berasal dari produsen-produsen besar asal Eropa seperti Nestle, Unilever hanya dirilis melalui website internalnya sehingga sulit dilacak.
Dengan adanya desk ini diharapkan setiap ada informasi negatif yang berkembang bisa langsung diserang balik.
"Kita akan membentuk desk khusus untuk IT, ada tim yang bertugas yang mengawasi day to day melihat isu-isu, kita counter melalui IT yang ada. Jadi kita terjun di medan perang, kalau kemarin kita bertahan, kita sepakat swasta-pemerintah bertempur," katanya dalam acara diskusi Memperkuat Nasionalisme Melawan Imperialisme Global Perdagangan CPO di Hotel Ambhara Selasa (20/4/2010).
Achmad menambahkan, isu sawit ini nantinya akan dikoordinasikan oleh Menko Perekonomian terutama dalam menyatukan pemahaman soal upaya Indonesia menghadapi kampanye hitam sawit.
Menurutnya, selama ini diantara kementerian masih banyak yang belum klop dalam merespon isu sawit seperti kementerian lingkungan hidup, kementerian pertanian, kementerian kehutanan masing-masing memiliki sikapnya sendiri atau bersebarangan dengan kementerian pertanian.
"Peran ini akan dimotori oleh kantor menko, semua kesepahaman itu akan di menko," katanya.
(hen/qom)










































