"Keputusannya dalam empat bulan akan ada Munas untuk memilih ketua umum baru," ujar Pjs Ketua Umum Kadin Adi Putra Tahir saat dihubungi detikFinance, Minggu (25/4/2010).
Namun keputusan tersebut, lanjut Adi, masih harus dilegalkan dalam Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) yang akan dilanjutkan hari ini.
Selain soal pemilihan Ketua Kadin yang baru, imbuh Adi, Munasus juga telah menyepakati untuk mengubah 12 pasal dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Kadin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya mengenai kemungkinan pencalonan dirinya sebagai ketua umum Kadin, Adi enggan mengomentarinya. Menurut dia, siapapun yang menjadi Ketua Umum Kadin harus memiliki leadership yang kuat.
"Selain harus punya leadership yang kuat, dia juga harus supel (mudah bergaul) dan kalau bisa juga punya network yang kuat," kata dia.
Seperti diketahui, Musyawarah Nasional Khusus (Munassus) yang digelar mulai Jumat (23/4/2010) lalu, diadakan dengan tujuan untuk merevisi AD/RT Kadin.
Selain itu, Munasus ini juga dilatarbelakangi terpilihnya Ketua Umum Kadin, MS Hidayat sebagai Menteri Perindustrian. Saat ini Ketua Umum Kadin dijabat secara sementara oleh Adi Putra Tahir.
Adapun nama-nama yang sudah ramai di dalam internal Kadin dan berpotensi menjadi bakal calon yaitu:
* Suryo B. Sulisto: Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia
* Sandiaga Uno: Wakil Ketua Umum Bidang UMKM yang juga pemilik Saratoga dan Recapital
* Chris Kanter: Wakil Ketua Umum Bidang Investasi dan Perhubungan
* Sharif C. Sutardjo: Ketua Dewan Penasehat Kadin Indonesia
* Rachmat Gobel: Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Riset dan Teknologi. (epi/dru)











































