Belanja Pulsa Kalahkan Belanja Biskuit dan Snack

Belanja Pulsa Kalahkan Belanja Biskuit dan Snack

- detikFinance
Rabu, 28 Apr 2010 14:05 WIB
Jakarta - Tren belanja pulsa/voucher handphone (HP) atau telepon genggam masyarakat Indonesia terus mengalami kenaikan dari tahun ketahun. Peningkatan belanja pulsa tersebut secara alami tidak bisa dibendung karena telah menjadi kebutuhan masyarakat.

Direktur Retail The Nielsen Yongky Surya Susilo mengatakan, penjualan pulsa HP tahun 2009 lalu telah mengalahkan tren penjualan biskuit dan snack (makanan ringan). Alokasi anggaran masyarakat untuk membeli produk-produk tersebut dialihkan untuk belanja kebutuhan pulsa.

"Penjualan terendah biskuit terjadi di tahun 2009, musuh dari biskuit itu voucher HP," kata Yongky dalam acara Rakornas Kadin Bidang Telekomunikasi, Teknologi Informasi dan Media 2010 di Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (28/4/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan saat ini The Nielsen belum merilis data kuantitatif tersebut, karena masih sebatas pada penelitian kualitatif saja. Namun berdasarkan analisa kualitatif, jika disodorkan untuk membeli snack dan voucher HP maka mayoritas lebih memilih voucher pulsa HP untuk dibeli.

"Ini baru hasil kualitatif saja, belum kuantitatif nanti kita akan kesana," katanya.

Yongky memperkirakan pada tahun ini tren tersebut akan semakin meningkat sejalan kenaikan penjualan HP di dalam negeri. Yongky menambahkan tren semacam ini juga lazim di negara-negara lain bukan hanya di Indonesia ketika kebutuhan akan komunikasi menjadi kebutuhan utama masyarakat.

"Trennya produk-produk yang yang bisa disubsitusi seperti snack, biskuit akan terkena," katanya.

Menurutnya, konsumer pada umumnya adalah raja, sehingga tidak bisa menghimbau kepada konsumen untuk menghentikan kebutuhannya. Termasuk dalam berbelanja pulsa, bergonta-ganti HP untuk gaya hidup.

"Susah ya, power ada ditangan mereka," katanya.

Ia menyebutkan hingga saat ini setidaknya ada 3,3 miliar orang di dunia ini memiliki HP atau hampir separuh orang di dunia ini telah menggunakan HP. Sementara di Indonesia kurang lebih mencapai 160 juta orang telah menggunakan HP.

(hen/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads