Harga BBM Bisa Naik Jika Harga Minyak Mentah Melonjak 10%

Harga BBM Bisa Naik Jika Harga Minyak Mentah Melonjak 10%

- detikFinance
Senin, 03 Mei 2010 16:23 WIB
Jakarta - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tahun 2010 bisa saja terjadi, jika harga minyak mentah Indonesia (ICP) rata-rata dalam setahun naik 10% dari harga asumsi ICP dalam APBN-Perubahan (APBN-P) 2010 yang sebesar US$ 80/barel.

Demikian disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat paripurna pengesahan APBN-P 2010 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/5/2010).

"Pemerintah menghargai pemberian diskresi dan pemberian kewenangan kepada pemerintah untuk melakukan kebijakan penyesuaian harga BBM dalam negeri, bilamana harga ICP rata-rata dalam 1 tahun mengalami kenaikan lebih dari 10% dari harga ICP yang diasumsikan dalam APBN-P 2010 yaitu US$ 80/barel," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sri Mulyani memaparkan, dalam APBN-P 2010, anggaran subsidi secara keseluruhan dinaikkan Rp 43,4 triliun menjadi Rp 201,3 triliun. Dari jumlah tersebut, subsidi energi dinaikkan Rp 37,5 triliun menjadi Rp 144 triliun.

"Berkaitan dengan penyelenggaraan anggaran subsidi yang besar ini, pemerintah sepakat dengan dewan mengenai perlunya upaya mengefisiensi subsidi BBM dalam usaha mengurangi tekanan terhadap APBN," jelasnya.

Dalam APBN-P 2010 pemerintah dan DPR menetapkan asumsi ekonomi baru:
  • Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8%
  • Inflasi 5,4%
  • Nilai tukar rupiah Rp 9.200/US$
  • Suku bunga SBI 3 bulan 6,5%
  • Lifting minyak 965.000 barel per hari
  • PDB Rp 6.253,7 triliun.
Pada APBN-P 2010, volume konsumsi BBM bersubsidi ditetapkan 36,5 juta kilo liter, volume elpiji 2,97 miliar kg, dan alpha BBM rata-rata Rp 556 per liter. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads