Perdana Menteri Qatar, sekaligus pimpinan Qatar Holding,Β Sheikh Hamad bin Jassim al-Thani mengatakan, setelah pembelian ini terlaksana, maka toko mewah itu akan di-upgrade agar semakin disukai turis. Harrods sendiri berdiri di bangunan sejarah di kawasan elit, Knightsbridge, London.
"Saya menjamin bahwa Qatar Holding akan melakukan yang terbaik untuk merombak monumen ini, untuk membuatnya lebih besar dan lebih baik, bagi Wisatawan atau juga rakyat Inggris," ujar Sheikh Hamad bin Jassim al-Thani seperti dikutip dari Reuters, Minggu (9/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam transaksi jual beli tersebut juga disepakati untuk mengangkat Al-Fayed yang sudah mengelola Harrods selama 25 tahun, sebagai ketua kehormatan.
"Mohamed Al-Fayed telah memutuskan untuk pensiun dan menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak dan cucunya," kata Chairman Lazard International, Ken Costa. Lazard merupakan advisor yang dipercaya keluarga al-Fayed.
"Qatar Holding secara khusus dipilih karena mereka memiliki visi dan kemampuan keuangan guna mendukung pertumbuhan Harrods, dalam jangka panjang," tambah Costa.
Qatar Holding adalah anak usaha Qatar Investment Authority (QIA), yang didirikan pada tahun 2005. Pendirian holding ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi Qatar, melalui diversifikasi ke pangsa pasar baru.
QIA merupakan salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di dunia dengan nilai US$ 60 miliar, atau melebihi dari aset yang mereka kelola.
"Ini merupakan kehormatan bagi kami untuk memperoleh Harrods, sebuah perusahaan yang unik yang menggabungkan suatu merek mewah ikonik dan salah satu dari properti ritel paling bergengsi di dunia dengan metrik keuangan terbaik di kelasnya," ungkap CEO dan Direktur pengelola Qatar Holding, Ahmad M. Al Sayed. (wep/epi)











































