Hibah itu digunakan untuk sejumlah program yakni:
- Perubahan iklim sebesar EUR 3,5 juta
- Promosi sektor swasta EUR 0,8 juta,
- Program pendidikan kejuruan EUR 6,5 juta,
- Program desentralisasi EUR 8 juta,
- Mitigasi bencana dalam rangka penelitian geologi di Aceh EUR 3 juta,
- Konsolidasi sektor kesehatan EUR 3 juta,
- Pengembangan sistem jaring pengaman sosial EUR 2 juta,
- Pngembangan sumber daya air di provinsi NTB dan NTT EUR 0,3 juta.
"Pencairannya itu tergantung proyeknya siap, bertahap sesuai dengan kinerja proyek," kata Wamen PPN/Waka Bappenas Lukita Dinarsyah Tuwo dalam acara konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (11/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertengahan November tahun ini akan dibahas lagi dan kita akan usulkan proyeknya," jelas Lukita.
Ia juga mengatakan pihak Jerman sebelumnya telah menyetujui kerjasama keuangan sebesar EUR 54 juta program untuk bidang kehutanan. Namun pihak Indonesia tidak berkenan untuk memakai dana tersebut, yang selanjutnya dana sebesar itu rencananya akan dialihkan ke program lain.
Total bantuan untuk kerjasama pembangunan teknik sejak dimulainya kerjasama teknik antara Jerman dan Indonesia di tahun 1961 telah mencapai US$ 4,3 triliun.
(hen/qom)











































